Bisnis Online yang Bakal 'Cuan' Tahun 2026

Membangun bisnis rumahan yang termasuk dalam jenis UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah) atau menemukan ide bisnis online yang menguntungkan bisa jadi menantang. Jumlah UMKM di Indonesia saat ini mencapai sekitar 65 juta unit.

Aditya Wardhana

1/6/20262 min read

Membangun bisnis rumahan yang termasuk dalam jenis UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah) atau menemukan ide bisnis online yang menguntungkan bisa jadi menantang. Jumlah UMKM di Indonesia saat ini mencapai sekitar 65 juta unit. Namun, hanya 16% di antaranya yang berhasil menembus pasar ekspor. Hal ini menjadi tantangan tersendiri apabila Anda ingin terjun di dunia bisnis karena persaingan yang sangat ketat. Nah, sekarang dari mana Anda harus memulai bisnis?

Jika Anda ingin tahu cara memulai bisnis sendiri, maka artikel berikut akan mengupas beberapa peluang bisnis yang kemungkinan akan mendatangkan cuan di tahun 2026. Berikut adalah beberapa peluang bisnis online yang menurut Bizsense Indonesia bisa dipertimbangkan.

  1. Dropshipping

    Dropshipping adalah model bisnis di mana Anda memasarkan dan menjual produk, sementara pemasok atau produsen menangani pengiriman produk langsung ke pelanggan Anda. Dibandingkan dengan perusahaan e-commerce lainnya, bisnis dropshipping membutuhkan biaya awal relatif kecil. Anda tidak perlu membeli atau menyimpan barang yang dijual, sebaliknya Anda dapat menawarkan berbagai macam produk tanpa takut tidak laku. Peluang bisnis dropshipping hampir tak terbatas. Jika pemasok dropshipping memiliki stok produk, Anda dapat mencantumkannya di toko online Anda tanpa biaya tambahan. Pada tahun 2026, kategori belanja yang akan laris adalah Elektronik, Mode, Makanan, Minuman, DIY dan perangkat keras.

  2. Print on Demand

    Apabila Anda memiliki jiwa seni, desainer, atau pengusaha e-commerce, maka layanan print on demand atau cetak sesuai permintaan menawarkan jalan mudah menuju ritel pakaian online atau toko buku online. Pencetakan sesuai permintaan melibatkan kerja sama dengan pemasok untuk menyesuaikan produk label putih—seperti tas jinjing atau kaos—dengan desain Anda. Ada sejumlah layanan print on demand yang telah beroperasi di Indonesia, seperti Prodigi, Print.od, PrintQue dan sebagainya.

  3. Pemasaran Afiliasi

    Pemasaran afiliasi atau affiliate marketing merupakan cara sederhana untuk mendapatkan komisi dengan mempromosikan produk atau layanan orang lain. Anda membagikan tautan unik, dan ketika seseorang membeli melalui tautan tersebut, maka Anda akan dibayar. Anda bisa memilih produk yang sesuai dengan minat atau audiens serta follower Anda. Agar berhasil, promosikan hanya produk yang benar-benar Anda nilai, dan buat konten penyerta yang membantu orang memutuskan apa yang akan dibeli (seperti ulasan, tutorial, atau perbandingan singkat). Bagikan tautan Anda melalui posting blog, buletin, atau saluran media sosial, dan selalu ungkapkan tautan tersebut.

  4. Produk digital

    E-learning adalah industri yang terus berkembang di tahun ini dan diproyeksikan bernilai lebih dari US$614 miliar pada tahun 2029. Membuat produk digital seperti musik, video, e-book, dan kursus online adalah salah satu cara untuk memanfaatkan booming ini. Cobalah untuk membuat satu produk yang bagus dan jual tanpa batas waktu tanpa perlu mengisi ulang persediaan atau bernegosiasi dengan pemasok. Yang Anda perlukan hanyalah kreativitas dan promosi secara gencar agar orang-orang tertarik untuk membeli produk digital Anda.

  5. Permainan Video

    Membangun bisnis permainan video sangat memungkinkan untuk dilakukan asalkan didukung dengan komitmen dan sumber daya yang tepat. Saat ini, ada banyak peluang yang dapat Anda raih melalui sponsor atau justru menjadi pemain game profesional di industri mobile gaming atau e-sport yang berkembang pesat di Indonesia saat ini. Anda dapat menghasilkan uang dari siaran langsung permainan Anda di platform seperti YouTube atau Reels, atau menjual merchandise bertema game.